Desa Candimulya Alokasikan DD Untuk Pembangunan Infrastruktur

FORUM JURNALIS MADIUN, DOLOPO - Agar mobilitas warga lancar sehingga bisa mendongkrak perekonomian lokal, Desa Candimulya, Kecamatan Dolopo, Kabupaten Madiun menggunakan Dana Desa (DD) untuk pembangunan infrastruktur jalan yang sudah rusak.....

BUMDes Desa Tambakmas Berdayakan Masyarakat Melalui Unit Usaha Cor Beton

FORUM JURNALIS MADIUN, KEBONSARI - Desa Tambakmas, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun merupakan desa yang menonjol dibidang pertanian dan holtikultura.......

Desa Mejayan Pembangunan Untuk Kesejahteraan Warga

FORUM JURNALIS MADIUN, MEJAYAN - Sebagai jantung Ibu Kota Kabupaten Madiun, desa Mejayan, Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun dalam melaksanakan pembangunan desa .....

BUDIDAYA BIBIT IKAN GURAMI DI DESA SIDOREJO KECAMATAN KEBONSARI KABUPATEN MADIUN

FORUM JURNALIS MADIUN, KEBONSARI - Ikan Gurami merupakan ikan asli Indonesia dan berasal dari perairan daerah Jawa Barat. Ikan ini merupakan salah satu komuditi perikanan air tawar yang cukup tinggi .....

PETANI CENGKEH DI DESA TILENG BUTUH CAMPUR TANGAN PEMKAB MADIUN

FORUM JURNALIS MADIUN, DAGANGAN - Tanaman cengkeh merupakan tanaman asli Indonesia, tanaman ini tumbuh subur di daerah pegunungan dan dataran rendah yang banyak curah hujannya .....

Showing posts with label Kabar FJM. Show all posts
Showing posts with label Kabar FJM. Show all posts

Sunday, 19 November 2017

Tongkat Kepemimpinan FJM Berganti

FORUM JURNALIS MADIUN - Tongkat kepemimpinan Forum Jurnalis Madiun (FJM), bergulir dari ketua yang lama, Sarjono, kepada ketua yang baru, Gogot Eliyanto, Sabtu 18 November 2017.

Serah terima tongkat kepemimpinan masa bhakti 2017-2020 ini, dilakukan di sekretariat FJM yang baru, di Desa Dempelan, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, Jawa Timur.

Menurut ketua Divisi Hukum FJM, Soedibjo, setelah ini akan dilakukan perubahan akte pengurus di notaris yang mengeluarkan akte kepengurusan sebelumnya.

“Agar secara de jure mempunyai kekuatan hukum, maka kepengurusan yang baru harus disahkan di notaris,” kata Soedibjo, yang juga kepala Biro beritalima.com di Madiun.

Untuk diketahui, dalam pemilihan ketua FJM beberapa waktu lalu, Gogot Eliyanto mengantongi 6 suara sah dan ketua lama, Sarjono, memperoleh 5 suara sah dalam voting tertutup. Sesuai kesepakatan, suara terbanyak kedua, otomatis menjadi wakil ketua.

Hadir dalam serah terima kepemimpinan ini yakni pembina FJM, DR. Suhardi, MM, Kabid Komunikasi Dinas Kominfo Kabupaten Madiun, Dra. Sri Rahayu, Msi, perwakilan dari Badan Kesbangpol Kabupaten Madiun, Pemimpin Redaksi JTV Madiun, Wahono Karyadi, wartawan yang tergabung dalam FJM dan undangan lainnya.

Usai dilakukan serah terima, kemudian dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng dan peresmian sekretariat FJM oleh Dr. Suhardi, selaku pembina. (*).

Sumber Berita ; Beritalima.com

Monday, 4 July 2016

SKPD Berhak Tolak Wartawan Abal Abal Yang Datang Hanya Minta Minta Uang

Madiun Kota : Bagai jamur dimusim penghujan, itulah ungkapan yang tepat melihat fenomena kemunculan oknum Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan Wartawan abal-abal yang sering bergentayangan masuk ke Satker dilingkup Pemerintah Kota Madiun dan Kabupaten Madiun.

Kemunculan oknum yang mengaku LSM dan Wartawan Tanpa Surat Kabar ini tentu saja meresahkan instansi terkait. "Iya mas, mereka biasa datang secara rombongan 2 sampai 4 orang untuk meminta uang bensin," ungkap salah satu Staff di SKPD Pemerintah Kota Madiun.
Menyikapi hal ini, Sarjono, Ketua Forum Jurnalis Madiun (FJM) meminta SKPD dilingkup Pemerintah Kota maupun Kabupaten untuk selalu waspada dan tidak asal percaya jika ada oknum yang mengaku Wartawan maupun LSM.
"Dimohon kepada Kepala Dinas maupun pejabat di institusi pemerintahan agar waspada dan tidak mudah percaya saat didatangi orang yang mengaku sebagai Wartawan yang ujung-ujngnya hanya minta duit atau THR menjelang lebaran," ungkap Sarjono pada SKN Investigasi, Senin (27/6/16).
Sarjono menegaskan, apabila oknum yang mengaku Wartawan maupun LSM tersebut tetap memaksa, maka pejabat yang bersangkutan bisa menolak dengan tegas. "Tolak saja apabila kedatangannya tidak ada kaitan dengan tugas-tugas kejurnalistikan," tegasnya.
Lebih jauh Sarjono melanjutkan, Wartawan yang tergabung dalam Forum Jurnalis Madiun merasa risih dan prihatin dengan kemunculan oknum-oknum tersebut karena apabila ada liputan diwilayah Kota dan Kabupaten mereka tidak pernah muncul namun menjelang hari raya Idul Fitri malah keluar seperti jamur dimusim penghujan. "Terus terang kita merasa risih dan prihatin dengan munculnya Wartawan abal-abal, apalagi keberadaannya tidak pernah dikenal oleh komunitas Wartawan yang bertugas di wilayah Madiun," pungkas Sarjono.
Hal senada juga disampaikan oleh Agung Marsudi, Sekretaris FJM. Pergerakan oknum Wartawan yang tidak jelas bentuk medianya ini sudah sangat meresahkan. Agung menuturkan disalah satu SKPD di Kabupaten Madiun  beberapa hari yang lalu sampai kewalahan melayani kedatangan Wartawan yang datang secara rombongan.
“Kemarin sewaktu saya di salah satu SKPD, Saya melihat dibuku tamu ada delapan nama yang antri bertemu dengan Kepala Dinas, disitu hanya disebutkan Pers Madiun, tidak jelas medianya apa,” ungkap Agung Marsudi.
Tentu saja hal ini menjadi pertanyaan di Dinas terkait karena mereka rata-rata tidak kenal dengan oknum Wartawan tersebut. “Saran saya, bila tidak jelas medianya apa tolak saja, karena ini bisa merusak citra Wartawan yang benar-benar melakukan liputan di wilayah Kota dan Kabupaten Madiun,” tegasnya. (*)

Ket. Foto : Ketua Forum Jurnalis Madiun (FJM), Sardjono
Sumber Berita : InvestigasiNews Madiun

Sunday, 26 June 2016

Jurnalis Independen Madiun Bagikan 1000 Nasi Kotak

MADIUN – Puluhan Wartawan di Kota dan Kabupaten Madiun , baik dari media cetak, elektronik dan online yang tergabung dalam Jurnalis Independen Madiun (JIM) membagikan 1000 nasi kotak kepada masyarakat kurang mampu dan beberapa Yayasan Panti Asuhan yang ada di Kabupatan Madiun dan Kota Madiun, Minggu (26/6/2016).
Untuk wilayah Kota Madiun nasi kotak dibagikan di berbagai titik, diantaranya proliman jl. Diponegoro, Pasar Besar Kota Madiun (PBM), Pasar Sleko dan Panti Asuhan Misfalah 51 di Jalan Ki Ageng Selo serta Yayasan Al Fattah yang berada di Jalan Dadali Kota Madiun.
Sementara wilayah Kabupaten Madiun di bagikan di Panti Asuhan Siti Hajar Desa Buduran Kecamatan Wonoasri, Ponpes Nailul Muna Desa Kaligunting Kecamatan Mejayan , Ruang Taman Hijau (RTH) Caruban, depan Pasar Pagotan dan Pasar Dolopo.
“ Aksi sosial pembagian 1000 nasi kotak di bulan Ramadhan 1437 H ini sebagai wujud kepedulian wartawan kepada sesama,  terutama bagi warga yang kurang mampu dan membutuhkan. Baik itu fakir miskin, anak yatim piatu, tukang becak, tukang parkir bahkan para pengendara sebagai bekal untuk berbuka puasa, “ Jelas Ito, salah satu panitia Gerakan 1000 Nasi Kotak.
Lebih lanjut dikatakan, kegiatan tersebut dilaksanakan oleh dua organisasi Wartawan di Madiun, yaitu Forum Wartawan Madiun (FWM) yang mayoritas adalah jurnalis media harian dan media nasional dan Forum Jurnalis Madiun (FJM) yang mayoritas adalah media mingguan yang aktif di medianya masing-masing.
Sementara untuk kegiatan gerakan 1000 nasi kotak  Ramadhan 1437 H/2016 M ini baik dari FWM maupun FJM bersatu dengan menamakan dirinya sebagai Jurnalis Independen Madiun (JIM).
“ Atas nama panitia dan seluruh anggota Jurnalis Independen Madiun mengucapkan Terima Kasih kepada para donatur yang telah membantu terlaksananya Gerakan 1000 Nasi Kotak ini, semoga kegiatan ini menjadi amal baik kita semua,” Pungkasnya. (*).

Friday, 11 September 2015

FJM Lakukan Bedah Rumah Tidak Layak Huni di Desa Palur, Kebonsari

Ketua Forum Jurnalis Madiun (FJM), Sardjono memberikan sambutan
saat pembukaan Pemugaran Rumah Tidak Layak Huni milik Pak Laman
warga Dusun Mojokerto, Desa Palur, Kec. Kebonsari, Kab. Madiun,
Jum'at ( 11/09/2015 ).
FJM ( Madiun),-  Selain bertugas mencari, mengolah serta menayangkan informasi/berita di media, wartawan Madiun yang tergabung dalam Forum Jurnalis Madiun (FJM) melakukan Bhakti Sosial Bedah Rumah Tidak Layak Huni milik Pak Laman RT. 40 RW. 8 Dusun Mojokerto, Desa Palur, Kec. Kebonsari, Kab. Madiun, Jumat (11/9) kemarin. Kegiatan tersebut terselenggara berkat kerjasama FJM dengan Dinas Pendidikan Kab. Madiun yang pelaksanaannya melibatkan TNI, dan Polri, Perangkat Desa serta warga sekitar. Pada kesempatan yang sama, FJM juga memberikan bantuan 25 paket sembako untuk warga kurang mampu. 

Sardjono, Ketua FJM dalam laporannya mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan wujud dari kepekaan sosial seorang jurnalis yang terwadahi dalam FJM. “Kegiatan ini sudah menjadi agenda tahunan, dan FJM sudah melakukan kegiatan serupa di dua tempat yaitu di Desa Kedungrejo, Kec. Pilangkenceng pada tahun 2014 sedangkan untuk tahun ini di Desa Sumberejo, Kec. Madiun pada bulan maret kemarin, dan hari ini di rumah Bapak Laman, Desa Palur, Kec. Kebonsari,” Jelasnya. 

Pembina Forum Jurnalis Madiun (FJM), DR. H. Suhardi, MM bersama 
TNI/POLRI dan Masyarakat dalam pelaksanaan Bhakti Sosial 
Pemugaran Rumah Tidak Layak Huni milik Pak Laman warga Dusun
Mojokerto, Desa Palur, Kec. Kebonsari, Kab. Madiun,  Jum'at ( 11/09/2015 ).
Kepala Dinas Pendidikan Kab. Madiun DR. H. Suhardi, MM yang juga sebagai Pembina FJM melakukan peletakan batu pertama dan memberikan apresiasi yang luar biasa. Bahkan beliau menargetkan dinas Pendidikan Kab. Madiun bersama FJM akan melakukan pemugaran rumah satu tahun minimal 3 kali atau bahkan lebih. “hal ini merupakan wujud kompetensi sosial guru serta para jurnalis, karena seorang jurnalis selain memberikan fungsi kontrol kepada pemerintah namun juga harus memiliki fungsi sosial seperti halnya yang kita lalakukan pada hari ini,” jelasnya. 

Hal senada juga disampikan oleh Komandan DENPAL TNI AD Madiun Mayor Slamet Ariady, “kegiatan ini adalah kegiatan nyata yang perlu dilakukan oleh TNI, untuk tetap menjaga hubungan baik, antara TNI dengan masyarakat, membangun pondasi negara yang kuat melalui kemitraan,” Jelas Mayor Slamet Ariady . 

Sementara, Pj. Kepala Desa Palur, Suryono mengatakan bahwa di desa Palur sebenanya juga melakukan pemugaran rumah di lima lokasi yang sudah masuk dalam data base desa. “ Bapak laman ini sudah lama kami tawarkan dilakukan pemugaran di rumahnya namun tidak bersedia, lha ini temen-temen wartawan yang memlakukan pemugaran pak laman malah bersedia. Kami sangat berterima kasih kepada FJM dan Dinas Pendidikan,” ungkapnya. 

Bendahara Koordinator panitia pelaksana Bhakti Sosial FJM, Dwi Porwanto mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan untuk kegiatan tersebut kepada Bupati Madiun, DPRD Kab. Madiun, Dinas Pendidikan Kab. Madiun, Denpal TNI AD Madiun, Yonif Linud 501/BY, Jajaran Muspika Kec. Kebonsari, Dinas PU BMCK, Dinas Kebersihan dan Pertamanan, PGRI Kab. Madiun, MKKS SMAN Kab. Madiun, KBPR Artha Kencana, PT. Jogja Inovasi Teknologi dan LSM Kompak serta instansi yang telah mendukung kegiatan bakti sosial FJM bedah rumah tidak layak huni.
Anggota Forum Jurnalis Madiun (FJM), bersama TNI/POLRI dan Masyarakat
dalam pelaksanaan Bhakti Sosial 
Pemugaran Rumah Tidak Layak Huni
milik Pak Laman 
warga Dusun Mojokerto, Desa Palur, Kec. Kebonsari,
Kab. Madiun,  
Jum'at ( 11/09/2015 ).

Kondisi rumah Pak Laman memang sungguh memperihatinkan, lantai masih tanah, dinding gedhek berlubang, dan atap genteng yang sudah usang, Apabila turun hujan pastilah bocor dimana-mana. Kondisi tersebut sudah dialami Pak Laman selama bertahun tahun. Setiap hari sebagai buruh tani dan berternak kambing, tentunya penghasilan tersebut tidak cukup untuk membangun rumah yang sehat dan layak huni. (*)




Friday, 13 February 2015

Peringati HPN, Forum Jurnalis Madiun Gelar Baksos Pemugaran RTLH dan Pembagian Sembako


FJM (Madiun),- Dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional (HPN) tahun 2015, puluhan wartawan mingguan dan online yang tergabung dalam Forum Jurnalis Madiun (FJM) menggelar Bakti Sosial (Baksos) pemugaran Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik mbok Sumilah (60 th) warga Dusun Made, Desa Sumberejo, Kecamatan Madiun, Kabupaten Madiun, Jum’at, (13/02/2015). 
Ketua FJM, Sardjono mengatakan pemugaran Rumah Tidak Layak Huni tersebut merupakan salah satu bentuk kepedulian para jurnalis yang ada di madiun untuk membantu warga yang kurang mampu.  Selain itu, Forum Jurnalis Madiun juga memberikan paket sembako kepada  puluhan warga kurang mampu yang ada di sekitar Desa Sumberejo. “ Misi kita adalah membantu masyarakat yang kurang mampu, dan pada peringatan HPN tahun 2015  ini kita mengadakan kegiatan Baksos pemugaran Rumah Tidak Layak Huni menjadi Rumah Layak Huni, “ jelasnya. 
Lebih lanjut di katakan pemugaran RTLH tersebut di lakukan FJM bekerjasama dengan jajaran Dinas Pendidikan Kabupaten Madiun  di bantu oleh jajaran TNI/Polri, Tagana dan puluhan warga sekitar. “ Harapan kita kedepan kegiatan seperti ini tetap berlanjut, sehingga bisa terus membantu meringankan beban warga kurang mampu yang ada di kabupaten Madiun,”  kata ketua FJM, Sardjono. 
Dalam kegiatan baksos tersebut juga hadir Camat Madiun, Danramil, Kapolsek Nglames, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Madiun beserta Para Guru baik dari MKKS SMAN, MKKS SMKN, MKKS SMPN, dan UPT Pendidikan TK dan SD se-Kabupaten Madiun,  juga hadir Kades Sumberejo beserta Perangkat Desa setempat. 
Sementara itu, Kades Sumberejo, Maridi merasa bersyukur dan berterima kasih kepada FJM karena dengan adanya kegiatan seperti ini salah satu warganya bisa terbantu. “ Dulu rumah  mbok Sumilah juga pernah mau di pugar, karena anggaran dananya tidak mencukupi akhirnya mbok Sumilah tidak mau. Dan Alhamdulillah sekarang pemugaran rumah mbok Sumilah bisa terwujud berkat bantuan teman – teman FJM dan jajaran Dinas Pendidikan Kabupaten Madiun,” ungkapnya. 
Sebelumnya, dalam rangkaian Peringatan HPN tahun 2015, Forum Jurnalis Madiun juga menggelar syukuran dan do’a bersama di sekretariat FJM, Minggu (08/02/2015). Hadir dalam acara itu Pembina FJM, Drs. H. Suhardi, MM dan penasehat hukum FJM, Arief Purwanto, SH dan tamu undangan lainnya. (*)


  

Monday, 15 September 2014

Forum Jurnalis Madiun Laksanakan Bhakti Sosial Rumah Sehat Layak Huni

FJM (Madiun),- Puluhan Jurnalis atau wartawan media massa baik cetak, elektronik, dan online yang selama ini bertugas di Kota dan kabupaten Madiun yang tergabung dalam Forum Jurnalis Madiun (FJM) laksanakan Bhakti Sosial Rumah Sehat Layak Huni (RSLH) di Desa Kedungrejo, Kec. Pilangkenceng Kab. Madiun, senin (15/09/2014). Bhakti sosial tersebut di laksanakan sebagai wujud sumbangsih kepedulian sosial kepada warga masyarakat khususnya warga kurang mampu. 
Ketua FJM, Sarjono yang juga salah satu wartawan Media Nurani Pos mengatakan Bhakti Sosial kali ini di laksanakan untuk pemugaran rumah Ibu Watmi,  salah satu warga kurang mampu Dusun Tengklik, RT. 002/001, Desa Kedungrejo, Kec. Pilangkenceng Kab. Madiun. “ Alhamdulillah dengan kebersamaan, niat dan semangat yang kuat serta ikhlas dari anggota FJM khususnya dan dukungan dari Dharma Wanita Persatuan Dinas Pendidikan Kab. Madiun pemugaran RSLH di rumah Ibu Watmi bisa terlaksana dengan lancar,” terang Ketua FJM, Sarjono.
Lebih jauh di katakan  pemugaran RSLH tersebut di biayai oleh iuran sukarela dari anggota FJM dan Donatur dari Dharma Wanita Persatuan Dinas Pendidikan Kab. Madiun . “ meski nilainya masih kecil namun kami akan terus belajar, kedepan dapat semakin baik dan berguna khususnya bagi saudara-saudara kita yang kurang mampu,” ungkapnya. 
Sementara itu Kepala Desa Kedungrejo, Bambang, mengapresiasi kegiatan jurnalis yang tergabung dalam FJM dan kepada Dharma Wanita Persatuan Dinas Pendidikan Kab. Madiun yang telah memberikan bantuan pemugaran RSLH pada salah satu warganya di Desa Kedungrejo. “ mewakili ibu Watmi beserta aparatur pemerintahan Desa saya mengucapkan banyak terima kasih kepada teman-teman jurnalis dan  Dharma Wanita Persatuan Dinas Pendidikan Kab. Madiun yang telah memberikan bantuan ini,” ucapnya. 
Kades Kedungrejo juga berharap kegiatan seperti ini tidak berhenti sampai di sini, namun bisa terlaksana secara terus dan berkelanjutan. “ semoga apa yang telah di perbuat oleh teman-teman jurnalis dan Dharma Wanita Persatuan Dinas Pendidikan Kab. Madiun kedepan bisa memberikan manfaat khususnya bagi birokrasi dan umumnya bagi masyarakat kab. Madiun,” ungkap Kades Kedungrejo, Bambang. 
Sementara itu dalam pelaksanaan Bhakti Sosial pemugaran RSLH tersebut selain puluhan jurnalis yang tergabung dalam FJM, juga hadir ketua Dharma Wanita Persatuan Dinas Pendidikan Kab. Madiun Dra. Hj. Retno Suhardi, M.Si, Kepala Desa Kedungrejo beserta Perangkat Desa, Muspika Kec. Pilangkenceng dan sejumlah warga masyarakat Desa Kedungrejo. (*)